Disparekrafpora Gorontalo Gandeng Cipayung Plus Gelar Pemuda Fest 2026
Daerah
GEBRAKNEWS, GORONTALO – Dinas Pariwisata, Ekonomi Kreatif, Pemuda dan Olahraga (Disparekrafpora) Provinsi Gorontalo berkolaborasi dengan elemen Cipayung Plus melalui Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) menyelenggarakan Pemuda Fest 2026.
Kegiatan ini menjadi ruang kreativitas, pengembangan kewirausahaan, dan penguatan kepemimpinan generasi muda. Kegiatan mengangkat tema “Semangat Regenerasi Kepemimpinan untuk Pelestarian Kearifan Lokal Kerajinan Karawo”.
Pemuda Fest 2026 berlangsung pada 27-28 Oktober 2026 dalam rangka memperingati Hari Sumpah Pemuda. Kegiatan ini menghadirkan talkshow wirausaha muda inspiratif, pameran UMKM dan kuliner, bimbingan teknis sulaman Karawo, pagelaran musik, serta dialog kebangsaan.
Kepala Disparekrafpora Provinsi Gorontalo Sultan Kalupe menjelaskan Pemuda Fest merupakan bentuk kolaborasi pemerintah dan organisasi kepemudaan. Kolaborasi ini menghadirkan kegiatan yang positif, produktif, dan dekat dengan kebutuhan generasi muda.
“Pemuda Fest ini bukan hanya menjadi bagian dari peringatan Hari Sumpah Pemuda, tetapi juga menghadirkan ruang bagi anak-anak muda untuk belajar, berkreasi, dan menunjukkan potensi mereka,” jelas Sultan.
Sultan memaparkan rangkaian kegiatan dalam Pemuda Fest 2026. Talkshow kewirausahaan menginspirasi pemuda berani merintis usaha, pameran UMKM dan kuliner mempromosikan produk lokal, bimtek sulaman Karawo menjaga warisan budaya Gorontalo, pagelaran musik, serta dialog kebangsaan.

Sultan menambahkan kegiatan ini sejalan dengan arah pembangunan Pemerintah Provinsi Gorontalo di bawah kepemimpinan Gubernur Gusnar Ismail dan Wakil Gubernur Idah Syahidah Rusli Habibie. Arah pembangunan itu mendorong terwujudnya Gorontalo Maju dan Sejahtera melalui penguatan kualitas sumber daya manusia dan pengembangan ekonomi kreatif.
Sultan menilai pemuda memiliki peran strategis dalam mendukung pembangunan daerah. Peran itu tidak hanya melalui prestasi dan kepemimpinan, tetapi juga kreativitas, kewirausahaan, serta keterlibatan aktif menjaga identitas dan kebudayaan Gorontalo.
“Kami ingin semangat pembangunan Gorontalo juga tumbuh dari kreativitas anak-anak muda. Melalui kegiatan seperti ini, pemuda didorong untuk menjadi lebih mandiri, berani berinovasi, mengembangkan usaha, dan ikut mempromosikan kekayaan budaya daerah,” tambahnya.
Sultan menyebut Karawo sebagai salah satu identitas Gorontalo yang perlu terus diwariskan sekaligus dikembangkan agar memiliki nilai ekonomi lebih luas. Sultan menegaskan keterlibatan elemen Cipayung Plus menjadi bagian penting membangun sinergi antara pemerintah dan organisasi kepemudaan.
Pemuda diharapkan tidak hanya menjadi peserta kegiatan melalui kolaborasi tersebut. Pemuda diharapkan tampil sebagai penggerak perubahan, pelestari budaya, dan pelaku pembangunan daerah.
Sultan menyampaikan apresiasi kepada DPD IMM Gorontalo, seluruh elemen Cipayung Plus, serta pihak yang terlibat dalam persiapan Pemuda Fest 2026.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh organisasi kepemudaan dan pihak yang telah berkolaborasi,” tutupnya.
Sultan mengajak pemuda menjadikan momentum Sumpah Pemuda ini untuk memperkuat persatuan dan melahirkan karya nyata bagi Gorontalo. DPD IMM Gorontalo bekerja sama dengan Disparekrafpora Provinsi Gorontalo menyelenggarakan Pemuda Fest 2026 pada 27-28 Oktober 2026.
Kegiatan ini diharapkan menjadi momentum bagi generasi muda memperkuat semangat persatuan, mengembangkan ekonomi kreatif, dan melestarikan kearifan lokal. Kegiatan ini menjadi bagian dari kontribusi nyata generasi muda terhadap pembangunan Provinsi Gorontalo.
