Thursday, 8 October 2026
Daerah

Disparekrafpora Gelar Makan Malam untuk Atlet Gorontalo Peraih Medali ASEAN Games

Daerah
Oleh editor •
Bagikan Artikel Ini

KARAWO.COM – Dinas Pariwisata Ekonomi Kreatif, Pemuda dan Olahraga (Disparekrafpora) Provinsi Gorontalo menggelar makan malam bersama tiga atlet dan satu pelatih asal Gorontalo. Mereka baru kembali dari ajang ASEAN Games. Pertemuan ini menjadi bentuk apresiasi sekaligus ruang silaturahmi atas prestasi mereka mengharumkan nama daerah di kancah internasional.

Ketiga atlet itu membawa pulang satu medali perak dan tiga medali perunggu. Capaian tersebut membuktikan bahwa pembinaan atlet daerah mampu melahirkan talenta berprestasi di tingkat internasional.

Kepala Disparekrafpora Provinsi Gorontalo Sultan Kalupe sedianya hadir langsung dalam acara ini. Namun, ia masih dalam perjalanan dari Manado, Sulawesi Utara. Kabid Olahraga Yusuf Lacuba pun mewakilinya.

Dalam pertemuan itu, para peserta membahas rencana audiensi atlet dan pelatih bersama Gubernur Gorontalo Gusnar Ismail. Mereka juga membahas rencana pemberian penghargaan atas prestasi tersebut.

Sultan Kalupe menanggapi pemberitaan yang menyebut Pemerintah Provinsi Gorontalo tidak memperhatikan atlet berprestasi. Menurutnya, pemerintah telah membina para atlet sejak mereka masih usia sekolah. Ketiga atlet yang berlaga di ASEAN Games merupakan mantan atlet binaan PPLP/SPOBDA Provinsi Gorontalo.

“Kalau dikatakan Pemerintah Provinsi Gorontalo tidak memberikan perhatian, tentu perlu kita lihat prosesnya secara utuh. Tiga atlet ini merupakan mantan atlet binaan PPLP/SPOBDA Provinsi Gorontalo. Mereka dibina, diasramakan dan dilatih kurang lebih selama tiga tahun. Setelah lulus SMA, Alhamdulillah mereka mampu melanjutkan perjalanan hingga menjadi atlet nasional dan kemudian meraih prestasi di ASEAN Games,” ujar Sultan Kalupe.

Sultan menjelaskan bahwa pemerintah daerah tidak hanya mendukung atlet setelah mereka berprestasi. Pemerintah daerah membentuk dan mengembangkan kemampuan atlet sejak usia muda.

“Jadi ada proses panjang yang sudah dilakukan Pemerintah Provinsi Gorontalo. Mereka mendapatkan pembinaan, tinggal di asrama dan menjalani latihan secara terprogram. Kalau hari ini mereka bisa tampil dan meraih medali di ASEAN Games, tentu kita semua patut bersyukur dan bangga karena salah satu proses pembentukannya juga berlangsung melalui pembinaan yang dilakukan pemerintah daerah,” jelasnya.

Sultan menambahkan bahwa salah satu pelatih yang bertanding dan mendampingi atlet di ASEAN Games adalah pegawai Disparekrafpora Provinsi Gorontalo. Menurutnya, hal itu menunjukkan bahwa pemerintah daerah juga menjalankan pembinaan dan dukungan terhadap prestasi olahraga dari lingkungannya sendiri.

Yusuf Lacuba menyebut pertemuan berlangsung akrab. Selain memberikan apresiasi, pihaknya mendengarkan langsung pengalaman para atlet dan pelatih setelah mengikuti kompetisi.

“Malam ini kita ingin memberikan apresiasi kepada para atlet dan pelatih. Kita juga membicarakan rencana ke depan, termasuk audiensi dengan Bapak Gubernur serta rencana pemberian penghargaan atas prestasi yang telah mereka raih,” ujar Yusuf.

Yusuf berharap capaian ini memotivasi atlet muda Gorontalo lainnya untuk terus berlatih dan berprestasi. Satu medali perak dan tiga medali perunggu itu menjadi catatan membanggakan sekaligus pengingat pentingnya pembinaan olahraga yang berkesinambungan di Provinsi Gorontalo.

Pemerintah Provinsi Gorontalo di bawah kepemimpinan Gubernur Gusnar Ismail dan Wakil Gubernur Idah Syahidah Rusli Habibie terus mendorong penguatan pembinaan olahraga. Pemerintah juga memberi ruang bagi atlet daerah untuk berkembang dan mengharumkan nama Gorontalo di tingkat nasional maupun internasional.

Bagikan Artikel Ini

editor

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom bertanda wajib diisi.

Kategori

Cari

Menu

  • Disclaimer / Sangkalan
  • Kebijakan Privasi
  • Pedoman Media Siber
  • Redaksi
  • Tentang Kami