Muhammadiyah Gorontalo Gelar Dakwah Wisata, 414 Warga Terima Sembako
Daerah
KARAWO.COM, BOALEMO – Muhammadiyah Boalemo menjadi bagian dari pelaksanaan Dakwah Wisata yang menghadirkan berbagai agenda sosial dan keagamaan.
Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Provinsi Gorontalo memusatkan kegiatan itu di Tapadaa Beach, Minggu (6/9/2026).
Panitia mengisi kegiatan dengan dakwah, pembagian sembako, pemberian beasiswa, serta pemeriksaan kesehatan gratis. Masyarakat mengikuti kegiatan dalam suasana wisata dan kebersamaan.
Ketua Fokal IMM Provinsi Gorontalo, Anas Jusuf, menyebut masyarakat memberikan sambutan positif. Pemerintah Kabupaten Boalemo juga mengapresiasi pelaksanaan kegiatan tersebut.
Muhammadiyah Boalemo Padukan Dakwah dan Aksi Sosial

Anas Jusuf bertindak sebagai tuan rumah kegiatan di Tapadaa Beach. Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kota Gorontalo turut memberikan dukungan sebagai sponsor utama.
Kegiatan itu tidak hanya berisi aktivitas dakwah. Panitia menghadirkan program sosial yang menyasar langsung kebutuhan masyarakat.
Pendekatan tersebut mempertemukan kegiatan keagamaan dengan pelayanan kepada warga. Muhammadiyah menggunakan ruang wisata sebagai tempat membangun silaturahmi dan kepedulian sosial.
Sembako Dibagikan kepada 414 Warga
Panitia membagikan sembako kepada 414 warga Kecamatan Botumoito. Program tersebut menjadi salah satu agenda utama dalam rangkaian Dakwah Wisata.
LazisMu memberikan beasiswa kepada penerima manfaat. Masyarakat juga mendapatkan pemeriksaan kesehatan gratis.
Rangkaian tersebut menjadi bagian dari kepedulian Muhammadiyah terhadap kebutuhan sosial masyarakat. Kegiatan berlangsung bersamaan dengan agenda dakwah di Tapadaa Beach.
Pemerintah Boalemo Beri Apresiasi
Bupati Boalemo, Rum Pagau, memberikan sambutan langsung dalam kegiatan tersebut. Ia mengapresiasi kiprah Muhammadiyah dalam membantu masyarakat.
“Muhammadiyah selalu berbuat yang terbaik. Muhammadiyah berbeda dengan organisasi lain,” ujar Bupati.
Rum menilai kader dan simpatisan Muhammadiyah memiliki semangat kuat dalam membantu masyarakat. Ia menyoroti kontribusi pribadi yang sering menopang kegiatan sosial organisasi tersebut.
“Membantu rakyat menggunakan dana pribadi anggota dan simpatisan. Melahirkan pimpinan tidak pernah gaduh, tidak pernah rebutan jabatan,” katanya.
Bupati Soroti Integritas Kader Muhammadiyah
Rum Pagau juga menceritakan dua kader Muhammadiyah yang kini berada di lingkungan Pemerintah Kabupaten Boalemo. Ia menilai keduanya memiliki kapasitas dan integritas.
Salah seorang kader mendapat amanah sebagai direktur sebuah rumah sakit. Kader tersebut sempat menolak jabatan dan menangis karena merasa belum siap menerima tanggung jawab.
Rum tetap memberikan dorongan agar kader tersebut menerima amanah. Ia berharap yang bersangkutan dapat melakukan pembenahan dan perbaikan pelayanan.
“Tapi sebagai khalifah saya tetap paksa demi membenahi ke arah yang lebih baik,” ungkapnya.
